MENGUNGKAP POPULASI ORANGUTAN DI KALSEL: Lempar Kayu Saat Difoto

BANJARMASINPOST, Selama ini terjadi perdebatan tentang ada-tidaknya populasi orangutan di Kalsel. ‘Arus’ besar pendapat mengatakan di bumi Banua tidak terdapat hewan yang masuk spesies kera besar tersebut. Ternyata itu keliru. Di Kalsel, tepatnya di hutan kawasan perbatasan Hulu Sungai Utara (HSU) dan Tabalong, terdapat populasi orangutan.

Kepastian itu diperoleh oleh tim ekspedisi gabungan pada awal bulan ini. Mereka melihat secara langsung beberapa orangutan bergelantungan di pohon, pada sore hari. Diduga mereka hendak mencari makan. Jumlahnya sekitar 50 orangutan yang terbagi dalam beberapa kelompok.

Anggota tim dari luar negeri yang menjadi saksi keberadaan hewan tersebut di Kalsel adalah Thomas, Ben dan Andrew dari Inggris, David dari Kanada, dan Chris dari Amerika Serikat (AS). Baca lebih lanjut

Iklan

Harmonisasi Politik

News Analysis: Apriansyah
Pengamat Politik Unlam

ANCAMAN pecah koalisi itu memang bisa terjadi sebagai efek keputusan DPRD Balangan dalam sengketa Pemilukada 2010.

Merupakan efek politik, karena latar belakang ketua DPRD Balangan adalah kader PPP (Partai Persatuan Pembangunan).

Pecah koalisi itu lumrah saja terjadi di dunia politik. Tetapi tentang nasib koalisi tentu merupakan suara lembaga (partai) bukan terikat pada orang atau kader partai. Baca lebih lanjut

Distorsi Moral di Unlam

UNIVERSITAS Lambung Mangkurat kembali diterpa isu tak sedap. Perguruan tinggi pelat merah di Kalimantan Selatan, ini kabarnya terbelit kasus korupsi bernilai puluhan miliar rupiah. Aparat Kejaksaan Negeri Banjarmasin sibuk menelisik kasus korupsi yang terjadi di sejumlah fakultas tersebut.

Kabar miring yang terjadi di Unlam ini, tentunya membuat kita kembali mengurut dada. Betapa tidak, dalam kurun waktu sepekan terakhir, berita tidak sedap menyeret-nyeret nama Unlam dalam hal ketidakberesan masalah keuangan. Pekan lalu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis adanya peredaran rekening liar di lingkungan perguruan tinggi kebanggaan kita ini. Dan, kini skandal gajah penyalahgunaan anggaran tiba-tiba menyeruak ke permukaan. Baca lebih lanjut

Minta Tim Sukses Ikhlas

MEMBUKA bursa calon pembantu rektor (PR) seluas-luasnya telah menjadi keputusan HM Ruslan. Pria yang baru sebulan menjabat Rektor Unlam itu menegaskan, dengan demikian tim suksesnya dalam pencalonan rektor lalu, harus bersaing dengan calon lainnya.

Ditanya kemungkinan dari tim sukses tersingkir karena kalah bersaing dengan kandidat lain, Ruslan menyadari kemungkinan tersebut. Ruslan berharap orang yang berjasa mendorongnya hingga duduk sebagai rektor legowo.

“Saya mengetahui, setiap keputusan yang saya ambil mungkin berimplikasi kekecewaan. Tetapi yang namanya keputusan terpaksa harus dijalankan,” ujarnya. Baca lebih lanjut

PR Unlam Lewat Seleksi

BANJARMASIN – Pengangkatan para pembantu rektor (PR) Unlam akhirnya berdasarkan mekanisme yang telah ada. Padahal sebelumnya, Rektor Unlam HM Ruslan, berencana menempatkan orang-orang terdekatnya untuk mengisi jabatan itu.

Kepastian itu dikemukakan sendiri Ruslan kepada BPost usai memimpin rapat senat Unlam, di Rektorat Unlam Banjarmasin, Senin (11/10). Agenda rapat kemarin, tak lain adalah pembentukan panitia seleksi calon PR. Baca lebih lanjut

Orang Ruslan Terus Merapat

BANJARMASIN – Rencana menempatkan personel tim suksesnya pada posisi pembantu rektor (PR) menjadi tekad kuat Rektor Unlam, HM Ruslan. Meski ditentang karena jabatan PR bukanlah hadiah, Ruslan bergeming.

Ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/9), Ruslan menyatakan, pendapat yang tidak sejalan dengan rencananya itu adalah hal-hal yang wajar. Namun dia menegaskan telah memiliki pertimbangan sendiri dalam menempatkan sosok PR.

“Sah-sah saja pendapat yang tidak setuju. Tetapi harus dipahami saya juga memiliki pertimbangan dalam menempatkan orang,” ujarnya.

Dijelaskan Ruslan, untuk menduduki jabatan pembantu rektor ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Antara lain, harus benjenjang pendidikan strata 2 (S2) dengan golongan lektor kepala, profesional dan harus bisa bekerja sama dengan rektor. Baca lebih lanjut

Keroyok Tanda Tangani Ijazah

BANJARBARU – Padatnya aktivitas menjelang hingga pelantikannya menjadi Rektor Unlam, Sabtu (18/9) di Jakarta, membuat HM Ruslan kelelahan. Guna memulihkan stamina, sepanjang hari kemarin, dia memilih istirahat di rumah.

Apalagi mulai hari ini, kegiatannya sebagai Rektor Unlam dipastikan lebih padat lagi. Itu mengingat, besok Unlam akan menggelar dies natalis. Kemudian, Kamis (23/9), akan digelar wisuda ke-68.

Pekerjaan yang menunggu Ruslan dalam dua hari ke depan adalah menandatangani sekitar 2.000 lembar ijazah para sarjana lulusan Unlam semester ganjil tahun akademik ini.
Baca lebih lanjut

HM Ruslan Sempatkan Salat Duha

SUASANA di kediaman HM Ruslan, Jumat (17/9) sekitar pukul 09.00 Wita tampak sibuk. Ruslan berulang-ulang menjawab panggilan telepon. Sang istri, Hj Astuti Mariani bersama dua anaknya, M Hardimansyah dan M Hilman, tampak menyiapkan perlengkapan yang akan mereka bawa dalam perjalanan ke Jakarta. Beberapa koper tampak siap di ruang tengah rumah  Jalan Intan VI Banjarbaru itu. Kendati sibuk, semuanya tampak semringah. Baca lebih lanjut

Hari Ini Ruslan Dilantik Bersama Tiga Direktur Politeknik

BANJARMASIN,  BPOST – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh, Sabtu (18/9) pagi melantik HM Ruslan sebagai Rektor Unlam periode 2010-2014 di Jakarta. Ruslan dilantik bersama direktur Politeknik Bandung, Samarinda dan Makassar.

Kepastian pelantikan membuat panitia wisuda ke LXIV Unlam, langsung bergerak cepat. Maklum, waktu wisuda tinggal beberapa hari lagi. Dengan waktu yang cukup mepet, mereka berupaya wisuda tahun akademik ini berjalan lancar.

Seperti diketahui, meski telah lama terpilih dan diajukan ke Kemendiknas dan Presiden, HM Ruslan tak juga dilantik menjadi Rektor Unlam. Hingga sekitar sepuluh hari menjelang wisuda, kepastian itu belum ada. Baca lebih lanjut

M Nuh Putuskan Setelah Salat

BANJARMASIN – Tidak sia-sia upaya tim gabungan Unlam bertolak ke Jakarta menemui Mendiknas M Nuh. Mendiknas akhirnya memastikan akan melantik HM Ruslan sebagai Rektor Unlam periode 2010-2014, Sabtu (18/9).

Kepada tim gabungan yang dikordinatori, Sekretaris Senat Unlam, Prof Jumadi, Mendiknas mengatakan pelantikan akan digelar di Kemendiknas Jakarta. “Mendiknas menjadwalkan pelantikan Pak Ruslan Sabtu (besok) pagi pukul 09.00 WIB,” ujar anggota tim gabungan yang juga Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unlam, Hadin Muhjad saat dihubungi BPost di Jakarta, Kamis (16/9).

Pelantikan Rektor Unlam di Jakarta, kata Hadin, karena kesibukan Mendiknas yang sangat padat sehingga tidak bisa datang ke Unlam. “Kita memahami agenda Mendiknas yang padat sehingga pelantikan di Jakarta,” ujarnya.
Baca lebih lanjut