Ruslan Umbar Senyum

BANJARMASIN – Kemarin menjadi penampilan pertama rektor baru Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmaisn, HM Ruslan, di depan khalayak.

Hadir saat penyelenggaraan Dies Natalies ke-52 Unlam di Gedung Serba Guna, Ruslan yang duduk di samping Pembantu Rektor (PR) II, H Darman, dan PR III, Hamdani, tak henti-hentinya menebarkan senyum.

Bahkan, ketika dipanggil oleh master of ceremony (MC) untuk menerima dan menyerahkan penghargaan, dia antusias untuk maju.

Ruslan juga terus mengumbar senyum saat menyalami para hadirin usai acara. Pun saat menyalami mantan Rektor Unlam, Rasmadi. Baca lebih lanjut

Iklan

Hari Ini Ruslan Dilantik Bersama Tiga Direktur Politeknik

BANJARMASIN,  BPOST – Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh, Sabtu (18/9) pagi melantik HM Ruslan sebagai Rektor Unlam periode 2010-2014 di Jakarta. Ruslan dilantik bersama direktur Politeknik Bandung, Samarinda dan Makassar.

Kepastian pelantikan membuat panitia wisuda ke LXIV Unlam, langsung bergerak cepat. Maklum, waktu wisuda tinggal beberapa hari lagi. Dengan waktu yang cukup mepet, mereka berupaya wisuda tahun akademik ini berjalan lancar.

Seperti diketahui, meski telah lama terpilih dan diajukan ke Kemendiknas dan Presiden, HM Ruslan tak juga dilantik menjadi Rektor Unlam. Hingga sekitar sepuluh hari menjelang wisuda, kepastian itu belum ada. Baca lebih lanjut

M Nuh Putuskan Setelah Salat

BANJARMASIN – Tidak sia-sia upaya tim gabungan Unlam bertolak ke Jakarta menemui Mendiknas M Nuh. Mendiknas akhirnya memastikan akan melantik HM Ruslan sebagai Rektor Unlam periode 2010-2014, Sabtu (18/9).

Kepada tim gabungan yang dikordinatori, Sekretaris Senat Unlam, Prof Jumadi, Mendiknas mengatakan pelantikan akan digelar di Kemendiknas Jakarta. “Mendiknas menjadwalkan pelantikan Pak Ruslan Sabtu (besok) pagi pukul 09.00 WIB,” ujar anggota tim gabungan yang juga Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unlam, Hadin Muhjad saat dihubungi BPost di Jakarta, Kamis (16/9).

Pelantikan Rektor Unlam di Jakarta, kata Hadin, karena kesibukan Mendiknas yang sangat padat sehingga tidak bisa datang ke Unlam. “Kita memahami agenda Mendiknas yang padat sehingga pelantikan di Jakarta,” ujarnya.
Baca lebih lanjut