Banjarmasin Post Sabtu 2 Juli 2016

Iklan

Ciri Madu Asli

MAMARINA Palui nang di Tanjung baelang ka rumah Palui. Mamarinanya itu gawiannya batarnak lebah, sakaligus bajual madu. Kabujuran ka Banjar sidin mambawa babarapa botol kalukalu ada nang handak manukari.

“Ni nah cirinya Lui. Amun nang asli tu kada dihurung samut. Bila dibuat ka kulkas kada baku atawa mangantal. Rasanya manis asli, amun dicucul lawan korek api, banyala,” ujar mamarina Palui manjalasakan. “Cuba lihati aku manyuculnya wan api,” ujar sidin handak mambuktiakan kaaslian madu bawaan sidin. Sakalinya dasar bujur malindap wayah dicucul sidin. Baca lebih lanjut

Anggaran 4 RSBI Disetop

BANJARMASIN, BPOST – Sorotan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalsel terhadap pelaksanaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), membuat pengelola SMPN 1 Banjarbaru resah.

“Beritanya tidak salah, tapi mungkin itu di sekolah lain. Kalau di SMPN 1 Banjarbaru program RSBI berjalan dengan baik. Kami siap kalau memang mau dilihat dari dekat,” ujar konsultan RSBI SMPN 1 Banjarbaru, Hesty Heryani, Selasa (31/1). Baca lebih lanjut

Jelang Festival Keraton Se-Asia Tenggara 2010: Disiapkan Gelar bagi Pemangku Adat

BANJARMASIN, BPOST – Menjelang digelarnya Expo dan Festival Keraton se-Asia Tenggara, yang akan diikuti oleh 15-20 raja-raja di seluruh nusantara, akhir 2010 ini, Keraton Banjar pun berbenah menyiapkan beberapa hal terkait pelaksanaan itu.

Selain itu, penobatan padudusan, raja muda, para pangeran dan gelar lainnya, juga dilakukan pada event yang digelar Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FKSN) dan Lembaga Penelitian Keraton-keraton Nusantara (LP2K). Baca lebih lanjut

Arguci Tak Lekang Digerus Zaman: Bertahan demi Tradisi

Kerajinan tradisional Banjar, sulam arguci bak batu karang. Gerusan fesyen modern tak mampu memecahnya. Sebaliknya, kain bermotif arguci kian diminati dunia internasional.

Suatu siang di pekan ini, Risna sibuk merangkai butiran payet warna perak di kain beludru berwarna ungu. Bermodal jarum dan benang, dengan cekatan perempuan muda itu membentuk motif kangkung melayap. Baca lebih lanjut

Wisata Batin di Pulau Datu: Pilih Saja, Piknik atau Ziarah

Sepintas pulau kecil itu sama dengan pulau-pulau lain di wilayah perairan Kabupaten Tanahlaut (Tala). Namun, pulau itu menyimpan makna sejarah religi .

Pulau Datu, demikian namanya. Berada di wilayah Desa Tanjungdewa Kecamatan Panyipatan, jaraknya kurang lebih 1,2 kilometer dari pesisir setempat. Jarak tempuh dari pantai sekitar lima belas menit menggunakan kapal nelayan.

Di pulau kecil itu ada makam ulama besar abad ke-18. Orang menyebutnya Makam Datu Pamulutan yang wafat pada 1718 masehi. Baca lebih lanjut

Nasabah Ikut Cemberut

*Lihan Dituntut 13 Tahun Penjara

MARTAPURA – Ekspresi tidak senang langsung diperlihatkan Lihan. Wajahnya cemberut dan berulang kali matanya melirik penasihat hukum. Reaksi serupa diperlihatkan puluhan nasabah Lihan yang menyaksikan persidangan.

Kekesalan nasabah tergambar dari umpatan-umpatan yang terdengar dari kursi pengunjung. “Uuu… Kami yang punya duit saja tidak ribut. Masa Lihan dituntut segitu. Ini namanya, menyakiti kami,” kata seorang nasabah dalam persidangan di Pengadilan Negeri Martapura, Selasa (5/10).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fadlan dan Sajimin mengakui Lihan tidak terbukti melakukan pelanggaran Undang Undang Perbankan Umum dan penipuan.

“Fakta di persidangan, Lihan terbukti melakukan tindak pidana penggelapan, melanggar Undang Undang Perbankan Syariah serta money laundering (pencucian uang). Karena itu, kami meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 13 tahun denda sebesar Rp 10 miliar atau subsider kurungan selama enam bulan penjara,” kata Fadlan saat membacakan tuntutannya. Baca lebih lanjut