Akhirnya, Pungli di SPBU Hilang

BANJARMASINPOST, Beberapa hari lalu, Kapolda Kalsel Machfud Arifin menegaskan segera mengerahkan aparatnya untuk mengecek informasi adanya pungutan liar alias pungli yang terjadi di SPBU kawasan Banua Anyar, Banjarmasin.

Berdasar pantauan Kamis (9/10) malam, ada dua orang yang kabarnya personel Polda Kalsel yang ikut melakukan penjagaan di SPBU tersebut. Seorang di tempat antrean dan satu lagi di dekat SPBU.

Saat bertugas, mereka tidak mengenakan seragam. Namun, ada dampaknya. Sejumlah sopir truk yang membeli solar bersubsidi di SPBU tersebut mengatakan tidak ada lagi pungutan. Bahkan, kupon antrean pun tidak lagi digunakan. Padahal, sebagaimana diwartakan koran ini selama tiga hari kemarin, sebelumnya setiap sopir yang ingin membeli antre harus siap menyediakan uang setidaknya Rp 100 ribu untuk membayar beberapa jenis pungutan dari parkir (Rp 20 ribu), kupon (Rp 50 ribu), komisi (Rp 20 ribu) dan biaya keluar SPBU (Rp 10 ribu).

“Mereka bilang dari Polda dan tanya-tanya ke kami. Katanya karena diberitakan dan diperintahkan Kapolda, maka mulai malam ini tidak bayar macam-macam pungutan itu. Lancar,” ucap seorang sopir.

Terlepas menghilangnya pungli itu hanya sesaat atau selamanya, mantan Sekretaris Satgas Pengawasan BBM Kalsel, Hadi Soesilo menilai permasalahan itu juga harus menjadi perhatian satgas.

Dia mengaku sejak masih aktif sebagai sekretaris satgas, sudah mendengar kabar adanya pungli di SPBU tersebut.

Akan tetapi, saat itu fungsi satgas lebih terkonsentrasi pada penanganan maraknya pelangsiran agar distribusi BBM berlangsung lancar. Mereka kurang memperhatikan masalah pungli meskipun sebenarnya satgas memiliki kewenangan untuk menertibkannya.

“Solar bersentuhan dengan masyarakat. Harga barang dipengaruhi harga BBM dan tingkat kesulitan untuk mendapatkannya. Itu juga termasuk tugas satgas. Banyak hal yang bisa dikoordinasikan,” kata dia.

Sementara Ketua Harian Satgas BBM Kalsel yang juga Kepala Dinas Pertambangan Kalsel, Kustono Widodo mengatakan, seharusnya PT Pertamina memberikan efek jera kepada pemilik SPBU.

Jangan hanya karena berdalih pungli terjadi di luar SPBU, tidak ada sanksi yang diberikan.

“Sudah kami sampaikan kepada Pertamina, tidak mungkin pemilik SPBU tidak mengetahui (pungli tersebut). Dalam keanggotaan satgas ada dari unsur kepolisian. Kami sudah mengoordinasikan untuk bersama-sama melakukan monitor,” tegasnya.

Saat dihubungi, Senior Supervisor External Relation Marketing Operation Regional VI Pertamina, Andar Titi Lestari mengatakan sanksi akan diberikan pihak SPBU yang memberlakukan pungli. Hingga kini, Pertamina sudah memberikan sanksi kepada 16 SPBU di Kalimantan. Tetapi belum ada SPBU di Kalsel yang terkena sanksi.

“Untuk Kalsel memang belum ada yang kami beri sanksi. Teman-teman (Pertamina di Banjarmasin) juga sudah berkomitmen, akan memberikan sanksi tegas jika ada SPBU yang mendistribukan BBM tidak sesuai ketentuan, termasuk pungli,” ucap dia.

Terkait SPBU di Banua Anyar, Andar mengaku sudah melakukan monitoring bahkan investigasi. Hasilnya, dari operator hingga pengawas SPBU tersebut tidak terbukti terlibat dalam pungli yang membebani para sopir truk tersebut.

Namun Andar mengaku lupa saat ditanya kapan melakukan monitoring dan investigasi ke SPBU Banua Anyar.

“Seingat saya semenjak berubahnya jam operasional SPBU itu dari siang menjadi malam karena banyak keluhan karena antrean truk pada siang hari mengganggu aktivitas warga,” katanya.

 

Sumber: Banjarmasin Post edisi cetak Sabtu (11/10/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

One thought on “Akhirnya, Pungli di SPBU Hilang

  1. Yth. Bapak kapolda kalsel saya ingin nanya pa..kanapa penghancuran kantor desa sei baru asam2. kec.jorong belum juga diproses.kejadiannya tanggal 22 maret 2016 hari selasa .tolong di tindak pa.demi hukum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s