3 Penerbangan Dibatalkan

PESAWAT terbang di Bandara Tjilik Riwut, Kalteng, tidak izinkan terbang pagi hari, Senin (6/10). Pasalnya jarak pandang di landasan pacu hanya mencapai 250 meter sampai 300 meter.

PESAWAT terbang di Bandara Tjilik Riwut, Kalteng, tidak izinkan terbang pagi hari, Senin (6/10). Pasalnya jarak pandang di landasan pacu hanya mencapai 250 meter sampai 300 meter.

BANJARMASINPOST, Hampir dua pekan Kota Banjarbaru dilanda kabut asap tebal. Pekatnya balutan kabut asap membuat penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor terganggu.

Sejumlah penerbangan di Bandara Syamsudin Noor mengalami sejumlah penerbangan delay. Bahkan, beberapa di antaranya harus dicancel dengan alasan jarak pandang.

Seperti dialami Awal, seorang penumpang yang hendak berangkat ke Balikpapan harus menunggu lama. Pasalnya, dia sudah mengambil jadwal penerbangan siang lantaran takut terkendala kabut.

Meski jadwal berangkatnya menjelang tengah hari, Awal tetap tidak bisa berangkat. Keterlambatan pesawat harus dialaminya, meski saputan kabut sudah kurang.

“Saya sengaja ngambil jadwal penerbangan tidak pagi dan agak siang. Ternyata tetap saja mengalami keterlambatan,” sungut Awal ditemui di Bandara Syamsuddin Noor, Senin (6/10).

Tiga penerbangan yang terpaksa dicancel yakni dua dari maskapai penerbangan Lion Air dan satu Garuda yang semuanya tujuan Banjarmasin menuju Jakarta. Lion air JT 321 seharusnya berangkat pukul 08.25 Wita dan Lion Air JT 320 pukul 08.45 Wita dibatalkan. Begitu juga pesawat Garuda GA 533 pukul 09.00 Wita batal terbang.

Manager Lion Air Teguh Iman yang coba dikonfirsmasi, tidak mengangkat telepon. Sementara pihak Garuda melalui Sales Manager Garuda Sudarmanto membenarkan ada satu penerbangan dicancel. Namun, disebutkan dia penyebabnya bukan kabut melainkan karena penumpang terlalu sedikit sehingga penerbangannya dipindah.

“Penerbangan kita cancel karena penumpang terlalu sedikit,” jelas Sudarmanto.

Sedangkan untuk pesawatnya dioptimalkan mengganti dipenerbangan lainnya. “Jadi bukan karena apa-apa tapi karena faktor penumpangnya kurang. Tapi 7 Oktober sudah normal kembali,”ujarnya.

General Manager PT angkasa Pura I Akhmad Munir didampingi humas Nurul Huda, membenarkan terganggunya penerbangan diakibatkan kabut asap begitu tebal. Jarak pandang pada pukul 06.00 wita hanya 200 meter, pukul 08.00 Wita hanya 400 meter, dan pukul 09.30 Wita baru kabut menipis dan jarak pandang mencapai 800 meter.

Sementara pembatalan penerbangan juga terjadi di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya. Sebanyak 269 penumpang pesawat Lion Air tujuan Palangkaraya-Jakarta dan Palangkaraya-Surabaya batal diterbangkan lantaran pekatnya kabut asap yang membalut bandara.

“Ini terpaksa harus kami putuskan karena faktor alam tidak bisa kita hindari,” kata Distrik Manajer Lion Air Palangkaraya, Agung Purnama.

Untuk Selasa (7/10), penerbangan Lion Air pagi jurusan Palangkaraya-Jakarta juga dipastikan batal. Sedangkan untuk jadwal penerbangan siang, Agung menyatakan pihaknya masih melihat dan menunggu perkembangan kabut asap di Palangkaraya.

Sesuaikan HUT TNI

Rangkaian kegiatan HUT ke-69 TNI di Bandara Juanda, Surabaya mengharuskan sejumlah maskapai penerbangan mengubah jadwal untuk keberangkatan, termasuk dari Bandara Syamsuddin tujuan Surabaya.

Citilink salah satunya. Penerbangan yang biasanya dari Surabaya menuju Banjarmasin dimajukan dari sebelumnya 11.20 WIB menjadi 09.40 WIB. “Sementara jadwal dari Banjarmasin menuju Surabaya tetap pukul 11.40 wita,” kata Lenita Devi, District Manager (DM) Citilink Banjarmasin.

Sumber: Banjarmasin Post edisi cetak Selasa (7/10/2014) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s