3 Ribu Perempuan Iran Jadi Ninja

TEHERAN, BPOST – Tidak heran jika Iran berani melawan dominasi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Selain jiwa nasionalisme yang besar, kekuatan angkatan bersenjata yang kuat, Iran juga memiliki 24 ribu ninja. Tiga ribu di antaranya adalah perempuan ninja.

Hampir semua orang di dunia tentu mengetahui ketangguhan beladiri ninja yang berasal dari Jepang. Banyak film yang mengupasnya.Nah, tiga ribu perempuan Iran dilatih untuk menjadi kunoichi (perempuan ninja) untuk ikut berjuang mempertahankan negaranya dari gangguan negara lain. Ada sekolah khusus bagi mereka untuk berlatih ninjutsu (ilmu beladiri ninja) yang menyeimbangkan kekuatan dan pikiran.

“Salah satu pelajaran penting di ninjutsu adalah penghormatan dan kerendahan hati. Para siswa dilatih untuk menghormati dirinya sendiri. Dengan menghormati eksistensinya, mereka akan menguasai seluruh kebudayaan dari ninjutsu,” ujar pelatih di sekolah itu, Fatima Muamer, Selasa (7/2).

Kunoichi Iran itu dipastikan akan menjadi salah satu kekuatan untuk mendukung tentara reguler Iran.

Senjata-senjata yang digunakan para kunoichi itu adalah panah, pedang, tongkat berantai, dan bintang ninja.

Beladiri ninjutsu di Iran sudah muncul 22 tahun yang lalu dan diprakarsai oleh seorang pria bernama Akbar Faraji. Hingga saat ini, sebanyak 24 ribu warga Iran bergabung di perguruan ninjutsu.

“Menjadi seorang ninja memerlukan kesabaran, toleransi, dan ketabahan. Ninjutsu dapat diibaratkan sebagai bisa ular yang mematikan, namun juga bisa menjadi obat mujarab,” ujar Faraji.

Ninja atau Shinobi secara harfiah berarti seseorang yang bergerak secara rahasia. Mereka memiliki ‘kode etik’ yang disebut ninpo.

Menurut sebagian pengamat ninjutsu, keahlian seorang ninja bukanlah pembunuhan tetapi penyusupan ke ‘kandang’ lawan.

Ninja berasal dari bahasa Jepang yang berbunyi nin yang artinya menyusup dan sha yang berarti orang. Jadi, keahlian khusus seorang ninja adalah menyusup dengan atau tanpa suara.

Ninja juga bisa diartikan sebagai nama yang diberikan kepada seseorang yang menguasai dan mendalami seni bela diri ninjutsu. Nin artinya pertahanan dan jutsu adalah seni atau cara. Kata ninja juga diambil dari kata ninpo. Po artinya adalah falsafah hidup atau dengan kata lain ninpo adalah falsafah tertinggi dari ilmu beladiri ninjutsu yang menjadi dasar kehidupan ninja. Jadi ninja akan selalu terintregasi pada prinsip ninpo.

Ninja adalah mata-mata profesional di zaman ketika para samurai masih memegang kekuasaan tertinggi di pemerintahan Jepang pada abad ke-12.

Pada abad ke-14 pertarungan memperebutkan kekuasaan semakin memanas, informasi tentang aktivitas dan kekuatan lawan menjadi penting, dan para ninja pun semakin aktif. Mereka dipanggil oleh daimyo (penguasa) untuk mengumpulkan informasi, merusak dan menghancurkan gudang persenjataan atau gudang makanan serta memimpin pasukan penyerbuan di malam hari.

Pada abad ke-16 ninja sudah dikenal dan eksis sebagai suatu keluarga atau klan di kota Iga atau Koga. Ninja pada saat itu merupakan profesi yang berhubungan erat dengan intelijen tingkat tinggi dalam pemerintah feodal para raja di Jepang.

Berdasarkan hal itu, masing-masing klan memiliki tradisi mengajarkan ilmu beladiri secara rahasiakepada anggota keluarga masing-masing. (prt/wkp)

One thought on “3 Ribu Perempuan Iran Jadi Ninja

  1. hahahaha.. makin gila aja.. ^_^

    kalo kekuatan ninja memang hebat lawan senjata modern, Jepang udah gunakan sampai sekarang goblok..

    dasar dungu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s