Batal Umrah

JAKARTA, BPOST – Penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat memukul politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh. Tersangka kasus suap wisma atlet tersebut sakit.

“Dari informasi yang di-forward teman saya dari dewan pimpinan pusat menyebutkan Angelina sakit. Sudah izin ke fraksi lima hari, makanya tadi tidak mengikuti rapat fraksi. Izin tidak sehatnya ini sebelum ditetapkan jadi tersangka,” ujar juru bicara Partai Demokrat, Andi Nurpati, dalam jumpa pers , Jumat (3/2).

Andi mengaku tak tahu sakit yang diderita Angelina yang kerap dipanggil Angie tersebut. Demikian pula keberadaan istri almarhum Adjie Massaid tersebut. Namun, Andi memastikan Angie akan mengikuti proses hukum yang dijalankan KPK.
Angie terseret kasus wisma atlet setelah namanya disebut Nazaruddin, mantan politisi Partai Demokrat yang kini menjadi ter-dakwa.

Angie disebut terlibat bersama Wayan Koster dari PDIP dan Mirwan Amir, juga dari Partai Demokrat.

Ketiganya disebut sebagai anggota Badan Anggaran yang ikut menerima aliran uang pelicin sebesar Rp 9 miliar. Menurut Nazaruddin, tiga politisi ini turut mengamankan penganggaran proyek wisma atlet senilai Rp 191 miliar.

Dalam siaran persnya yang diedarkan oleh anggota Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Kahfi Siregar, Angie mengatakan penetapan status tersangka juga membuatnya terpaksa mengurungkan niat menjalankan umrah. Padahal itu rencana lama.

Dia juga akan mengikuti proses hukum. “Sebagai warga negara yang taat hukum, saya menghormati keputusan KPK. Saya sangat berharap semua pihak tetap menjunjung dan menghormati asas praduga tidak bersalah,” ujarnya.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, KPK meminta Kementerian Hukum dan HAM mencegah Angie bepergian ke luar negeri. Direktorat Jenderal Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM kemudian menerbitkan surat cegah yang berlaku satu tahun. Pencegahan berlaku sejak Jumat ini.

Data Direktorat Jenderal Keimigrasian menyebutkan, Angie beberapa waktu lalu ke luar negeri dan kembali dari Singapura pada 11 Desember 2011. Setelahnya, tidak ada catatan dia ke luar negeri lagi. “Kesimpulannya, saat ini dia berada di Indonesia,” kata Kepala Bagian Humas Ditjen Imigrasi, Maryoto

Kementerian Hukum dan HAM juga menerbitkan surat cegah terhadap I Wayan Koster.

Meski telah menetapkan Angie sebagai tersangka dan mencekalnya, KPK belum mau melakukan penahanan. “Seperti yang lain, kami akan melakukan penahanan menjelang berkasnya dinaikkan ke penuntutan,” kata Ketua KPK, Abraham Samad saat menggelar konferensi pers di kantor KPK, kemarin sore.

Angie dijerat dengan pasal penyuapan. “Ancaman hukuman maksimalnya 20 tahun penjara,” ujar Samad. (kps/tribunnews)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s