Guru Kepung Dewan

BANJARBARU, BPOST – Para guru sertifikasi di Banjarbaru, geram lantaran sisa dana sertifikasi yang seharusnya mereka terima, tak kunjung dibayarkan pemerintah kota.

Selasa (1/2), puluhan guru yang telah memiliki sertifikasi ngeleruruk ke kantor DPRD Banjarbaru. Mereka mengadukan kepada dewan pencairan dana yang hingga kini tak kunjung direalisasikan.

Kaspul Anwar, guru SMKN 1 Banjarbaru menegaskan, mereka datang ke DPRD untuk mendapatkan kejelasan tentang hak mereka berupa dana sertifikasi yang tidak kunjung dicairkan. “Kami berharap dewan bisa memediasi sehingga kami bisa mendapat jawaban yang jelas.

Kalau sekarang ini, simpang siur informasinya,” terangnya.

Dana sertifikasi yang tidak dibayarkan yakni untuk pembayaran selama satu kali untuk bulan Desember 2009, Desember 2010 dan Desember 2011. “Kami heran kepala selalu ada kekurangan sebanyak satu kali setiap tahun yang belum dibayarkan kepada kami,” ujarnya.

Padahal, sebut dia, di daerah lain pembayaran sisa satu bulan yang belum dibayarkan selalu dipenuhi. Dia mencontohkan Banjarmasin, Banjar dan kabupaten lainnya, tidak ada masalah. Hanya Banjarbaru yang sampai sekarang sisa dana sebesar satu bulan tak dicairkan.

Kasful mengakui, khusus pembayaran dana sertifikasi untuk Desember 2011, tidak masalah karena penjelasannya cukup beralasan. Kekurangan satu bulan untuk Desember 2011 itu terjadi karena pemko membayarkan uang sertifikasi berdasarkan PP 11/2011 yang telah mengadopsi aturan kenaikan gaji sebesar 10 persen

Namun, yang menjadi pertanyaan para guru adalah sisa pembayaran Desember tahun 2009 dan Desember 2010. Mengapa hingga kini dana itu tak juga dibayarkan kepada para guru. Padahal, untuk pembayaran 2010 Disdik Banjarbaru berjanji akan membayarkannya pada Maret 2011 lalu.

“Tapi kenapa sampai sekarang tidak ada realisasinya dan juga kejelasannya,” tandas Kasful.

Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru Tafsir mengatakan masih akan mengkonfrontir dengan Dinas Pendidikan Banjarbaru. “Kita tidak membela guru-guru atau membela Disdik. Yang kita bela adalah kebenarannya. Karena itu, kita akan undang instansi terkait diantaranya Disdik,”ungkapnya.

Sekretaris Tim Sertifikasi Dinas Pendidikan Banjarbaru, Edy Juwana mengatakan, pembayaran dana sertifikasi Desember 2010 tidak hanya terjadi di Banjarbaru tetapi juga secara nasional. Penyebabnya, sebut dia, karena ada kenaikan gaji serta kenaikan pangkat berkala.

“Kenaikan gaji dan pangkat secara berkala ini tidak terprediksi. Sedangkan, sistem anggaran sekarang tidak mengizinkan untuk melebihkan anggaran misalnya 20 persen,” jelasnya.

Edy mengaku memperoleh informasi dari Kemendiknas, dana tersebut akan dibayarkan melalui APBN-P tahun 2012 mendatang.

Sementara sisa dana sertifikasi 2010 diakuinya sudah ada dibayarkan yakni khusus untuk guru-guru TK. “Saya tak tahu persis mengapa untuk guru serfitikasi belum,” akunya.

Terkait pembayaran sisa dana 2009 yang belum dibayarkan, Edy belum bisa memastikan. Dia harus melihat datanya dan memverifikasi dulu untuk memastikan guru yang belum menerima pembayaran dana sertifikasi tahun 2009.

“Kita belum bisa pastikan. Harus lihat dulu data dan melakukan verifikasi kebenaranya,”ujarnya.(wid)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s