Dalang Kematian Osama Terkuak

osama-bin-laden-photo

WASHINGTON, BPOST – Sejak aksi penyergapan yang berujung pada kematian pemimpin Al Qaeda Osama Bin Laden di Abbottabad, Pakistan, 2 Mei 2011, beredar banyak spekulasi tentang pemberi informasi lokasi persembunyian Osama.

Minggu (29/1), dalang kematian Osama terkuak. Adalah pengakuan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Leon Panetta saat diwawancarai secara khusus oleh stasiun televisi CBS, yang mengakhiri spekulasi tersebut.

Secara terbuka, Panetta mengatakan kesuksesan pasukan elite AS, Navy Seals menyergap dan menembak mati Osama berkat informasi dari seorang dokter asal Pakistan, Shikal Afridi. “Dia memberikan petunjuk yang sangat berguna bagi kami,” ucapnya.
Adapun peran lain dokter yang juga tinggal di Abbottabad itu adalah menjalankan program vaksinasi untuk mengumpulkan data DNA, guna mengungkap keberadaan Osama.

Penegasan Panetta tentang peran Afridi itu diduga terkait penangkapan mata-mata AS itu oleh polisi Pakistan. Afridi dituding telah mengkhianati negara karena menjadi agen Intelijen Amerika Serikat (CIA).

Panetta pun meminta Pakistan segera membebaskan Afridi. “Dia telah memberikan informasi intelijen yang sangat berguna bagi operasi penangkapan Osama. Ini bukanlah bentuk pengkhianatan kepada Pakistan. Sudah selayaknya dia dibebaskan,” tegasnya.

Menurut dia, Pakistan dan AS sama-sama berkepentingan memerangi terorisme. “Afridi telah memberikan kontribusi untuk menghentikan serangan teror Osama,” ucap Panetta.

Selain itu, dia juga mengatakan, AS masih percaya bahwa penguasa Pakistan terlibat dalam persembunyian Osama. Kendati demikian Panetta mengakui tidak ada bukti kuat yang mendasari tuduhan tersebut.

Osama tidak tewas di gua atau tenda seperti sering disebut sebagai tempat persembunyiannya. Melainkan di sebuah rumah mewah seharga 1 juta dolar AS di Abbottabad yang berjaraks ekitar 60 kilometer dari Ibu Kota Pakistan, Islamabad. Rumah itu dibangun enam tahun lalu dengan dinding setinggi tiga meter dililit kawat berduri. Dibanding rumah milik warga setempat, rumah itu paling megah.

Konon, di rumah itu tidak ada telepon dan internet guna menghindari kemungkinan penyadapan. Di rumah yang memiliki banyak jendela dan pintu tersebut, juga tidak ada televisi.

Berdasar Google Maps, rumah yang dikelilingi pagar tembok setinggi tiga meter itu berada dekat perhentian bus bernama Gammi Adda, klinik, dan kantor polisi.

Abbottabad yang berpenduduk sekitar 90 ribu orang itu  terletak di Lembah Orash dengan ketinggian 1,260 meter di atas permukaan laut. Di daerah ini pula, buronan kasus peledakan bom di Bali, Umar Patek ditangkap pasukan Pakistan, 25 Januari 2011.

Menurut sumber intelijen AS, sebelum 25 anggota pasukan US, Navy Seal melakukan penggerebekan, rumah itu telah dipantau sejak Agustus 2010. Pada saat itu pula, operasi militer memburu Osama diintensifkan dengan dana besar.

Osama dilahirkan di Arab Saudi pada 1957. Dia adalah anak ke-17 dari 52 anak seorang pengusaha konstruksi, Mohamed bin Laden. Mohamed sangat dekat dengan kerajaan Arab Saudi karena keberhasilannya merenovasi Masjidil Haram di Makkah, 1950-1955.

Pada 1964, Mohammed kembali mendapat proyek penyatuan ulang kubah batu di Jerusalem. Tiga tahun kemudian, dia meninggal dan perusahannya dikelola anak-anaknya, termasuk Osama.

Bersama Al Qaeda –didirikan pada 1988– Osama menjadi musuh utama pemerintah Amerika Serikat (AS). Bahkan, pasca-Tragedi 11 September 2011, pemerintah AS menghargai kepalanya seharga 25 juta dolar AS (sekitar Rp 213 miliar).

Jaringan Osama sangat luas. Untuk memelihara jaringan itu, Osama mengeluarkan dana sangat banyak. Namun hal tersebut bukan masalah bagi alumni Fakultas Teknik Universitas King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi tersebut.

Menurut Institute for Criminal Justice Education Inc kekayaan Osama antara 100 juta dolar AS dan 300 juta dolar AS (Rp 900 miliar dan Rp 2,7 triliun).

Ditambahi Time, kekayaan itu belum termasuk real estate di Paris (Perancis) dan London (Inggris). Osama juga mempunyai saham senilai 150 juta dolar AS (Rp 1,35 triliun). Ia menjalankan portofolio bisnis di seluruh Afrika Utara dan Timur Tengah. Perusahaannya mulai sektor ekspedisi, pertanian, hingga investment banking. (bbc/cnn/rtr/kps)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s