Bikin Terobosan

PENAHANAN gula rafinasi milik PT Makasar Te’ne diduga karena lambannya penerbitan SPPGRAP. Selain itu juga diduga pengiriman 3.750 ton gula itu merupakan bagian dari 30 ribu ton gula dari perusahaan tersebut.

Padahal, surat rekomendasi Gubernur Kalsel, Rudy Ariffin hanya menyebut 10 ribu ton gula yang diminta dikirim ke provinsi ini.

Menyikapi itu, Kabag Sarana Perekonomian Biro Ekonomi Pemprov Kalsel Syamsir Rahman mendesak DPRD Kalsel ikut mengupayakan agar SPPGRAP bisa cepat terbit.“Harusnya komisi II (DPRD Kalsel) itu bikin terobosan seperti di Sulut. Biar kita tidak repot-repot lagi mengurus SPPGRAP setiap kali mau mendatangkan gula,” katanya.

Ketua komisi II M Ichsanudin sontak bereaksi. Dia menyatakan komisinya akan menemui menteri terkait untuk meminta penjelasan.

“Kita akan mendalami lagi persoalan itu. Jujur saja, kami sangat awam dan kasus ini menjadi pelajaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Ichsanuddin mengakui dewan kurang optimal mengawasi pendistribusian gula.

Berdasar informasi yang diperoleh BPost dari Ketua Asosiasi Gula Bersatu Kalsel, H Aftahudin, persediaan gula sangat minim. Harganya pun naik hingga Rp 11 ribu per kilogram.

Sedangkan salah seorang subdistributor gula, Andreas mengatakan hal sebaliknya. Dia mengatakan masih bisa melayani permintaan gula. “Ya…saya masih berjualan kok,” katanya. (dea/rai/coi/ll)

3 thoughts on “Bikin Terobosan

  1. Ping-balik: Gubernur Sulut Laporkan Pengacara ke Polda | Indonesia Search Engine

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s