GAJI anggota DPRD tentunya lebih besar dari mayoritas pegawai negeri sipil (PNS). Belum lagi ditambah tunjangan yang diperoleh tiap bulan. Meski demikian, dalam soal kemeja bermotif, ada legislator memilih berdasar murahnya harga.
“Saya pakai kemeja sasirangan setiap Jumat. Namun sasirangan yang saya pakai tidak dari bahan yang asli tapi dari cetakan,” kata salah satu anggota DPRD HST (Hulu Sungai Tengah), H Syarkawi di Barabai, Jumat (3/12).
Menurut dia, koleksi kemeja sasirangannya lebih banyak produksi pabrikan karena harganya lebih murah dan mudah diperoleh. “Kalau dari cetakan harganya hanya sekitar Rp 110 ribu sedangan sasirangan asli harganya bisa Rp 300-400 ribu di pasar Barabai. Motifnya juga lebih variatif,” ujarnya. Lanjutkan Membaca
