Biogas Kotoran Sapi Jadi Energi Alternatif, Dua Tahun Tak Beli Minyak Tanah

SAMNAH asyik mengaduk kotoran sapi yang baru saja diambilnya dari kandan milik suaminya Iskak, Kamis (8/5). Tanpa rasa jijik, dia memilah ampas kotoran ternak itu lalu memasukkannya ke plastik reaktor. Didalam kantong plastik besar yang disebut reaktor itulah kotoran sapi diolah menjadi energi pengganti bahan bakar minyak (BBM).

Setelah memastikan reaktornya penuh, Samnah segera mencuci bersih tangannya dan bergegas masuk ke dapur. Kompor kecil berbahan bakar biogas di meja dapur menjadi tujuannya. Kemudian, dia membenarkan letak pipa penghubung gas dari biogas di dalam reaktor ke kompor. Baca Lanjutannya…

Petambak Gagal Menikmati Panen

BATULICIN, BPOST - Warga Muara Pagatan Tengah, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu mengeluhkan nasib tambak udangnya. Lebih dari dua tahun warga selalu gagal panen.

Warga pun menduga kondisi ini akibat air tambak tercemar bekas pencucian batu bara yang kerap dilakukan di kawasan tersebut. Haji Dalle (52), petambak udang di desa ini menuturkan hampir dua tahun dia bersama puluhan petambak lainnya tak menikmati hasil panen udang. Baca Lanjutannya…

Kepala Pasar Laporkan PKL

TANJUNG, BPOST - Tidak terima dituduh melakukan pungutan liar (pungli), Yohanes, Kepala UPT Pasar Kelua di Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong melaporkan balik sejumlah pedagang kaki lima yang mengatasnamakan persatuan pedagang Pasar Kelua ke polisi.

Sampai kemarin, laporan ke polisi yang diajukan 4 April 2008 belum dicabut, meskipun sudah ada kesepakatan damai. Yohanes beralasan, para pedagang belum memenuhi syarat yang diajukannya yakni mengklarifikasi dan mencabut tuduhan secara resmi yang terlanjur ditembuskan ke bupati dan kejaksaan serta pemberitaan di media massa. Baca Lanjutannya…

Shalat Tasbih

Oleh: KH.Husin Naparin,Lc.MA

Suatu ketika seseorang datang kepada penulis. Dengan bangga dan berapi-api dia mengatakan dulu rajin shalat tasbih. Tetapi kini itu dia hentikan karena mendengar seorang penceramah yang mengatakan hadits tentang shalat tasbih adalah daif.

Penulis tercenung akan keterangannya ini, lalu mencoba membuka buku-buku tentang shalat tasbih dan hadits-haditsnya. Syekh Sayyid Sabiq dalam bukunya yang terkenal Fiqh Sunnah menegaskan hadits shalat tasbih diriwayatkan oleh banyak jalan. Yang terbaik adalah dari Ikrimah, diriwayatkan Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dalam kitab shahihnya dan juga oleh Tabrani.

Beliau menambahkan bahwa hadits ini dianggap sah oleh para ahli hadits di antaranya Hafizh Abu Bakar al-Ajiri, Syekh Abu Muhammad Abdurrahim Misri, Syekh Hafizh Abdulhasan Maqhaqi-rahimahullah. Selain itu hadits ini diriwayatkan pula oleh At Tirmizi dan Al Baihaqi.

Penulis mencoba mengecek kitab-kitab hadits tersebut ternyata memang ada. Terakhir penulis menemukan dalam kitab Shahih Al Matjar Al Rabih fi Tsawab Al Amal Al Shaleh, pada halaman 92 dan 93, penulisnya, Al Hafiz Al Dimyati (wafat 705 H), dengan tegas menyatakan hadits shalat tasbih bernilai “hasan”.

Jika diterjemahkan hadits itu berbunyi demikian, “Rasulullah SAW bersabda kepada Abbas bin Abdulmuttalib; Wahai Abbas, pamanku, sukakah paman kuberi, kukaruniai, kuberi hadiah istimewa, kuajari sepuluh macam perbuatan yang dapat menghapus sepuluh macam dosa. Jika paman mengerjakan itu maka Allah mengampuni dosa-dosa paman, baik yang awal dan yang akhir, yang lama dan yang baru, yang tanpa sengaja dan yang sengaja, yang kecil dan yang besar, yang sembunyi dan yang terang-terangan. Sepuluh kelakuan itu adalah sembahyang empat rakaat, tiap rakaat membaca Al Fatihah dan surat, selesai membaca itu dalam rakaat pertama lalu bacalah di kala masih berdiri:

“Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallaah wallahu akbar”, lima belas kali. Kemudian ruku’ dan baca seperti itu sepuluh kali. I’tidal dari ruku’ baca lagi sepuluh kali. Kemudian sujud dan baca lagi sepuluh kali. Lalu angkat kepala dari sujud, baca pula sepuluh kali. Kemudian sujud lagi dan baca pula sepuluh kali. Kemudian angkat kepala dari sujud (sebelum berdiri) di waktu duduk ,baca lagi sepuluh kali.

Dengan demikian jumlahnya ada tujuh puluh lima kali tasbih yang harus dikerjakan dalam setiap rakaat dari keempat rakaat itu. Jika dapat mengerjakan sekali dalam sehari, kerjakanlah. Jika tidak dapat, kerjakan sejumat sekali. Kalau tidak dapat pula, setahun sekali dan kalau masih tidak juga, maka sekali dalam seumur hidup.”

Penulis bertanya-tanya apakah orang yang mengatakan daif itu salah dengar. Kalau benar ada penceramah yang mengatakan hadits itu daif, apakah yang bersangkutan melakukan telaah komprehensif ataukah hanya mendengar-dengar. Bukankah jauh sebelumnya para ahli telah menyelidikinya dan berkesimpulan bukan daif. Kalaupun juga daif, apakah salah orang yang mengamalkan hadits daif? Berapa banyak pelaksanaan ibadah menjadi bergairah, kendati hanya didukung hadist daif? Dan jika hadist daif ditinggalkan, ibadah menjadi gersang. Kalaupun ada orang yang tidak mau mengamalkan hadits daif, memang tidak mengapa karena juga sunat; tetapi kiranya jangan meremehkan orang lain mengamalkannya. Penulis heran ada orang yang bila mendengar hadits daif, ia menjadi ribut sepertinya dunia mau kiamat.

Alangkah besarnya fadilat shalat tasbih, alangkah ruginya jika ditinggalkan oleh orang yang sudah membiasakannya. Ibnu Mubarak berkata:”Shalat tasbih itu dianjurkan sekali, sunat untuk diulangi setiap waktu dan jangan diabaikan begitu saja.”

Bensin Rp 9 Ribu per Liter

• Pembeli Berjerigen Membeludak

TANJUNG, BPOST
- Pemerintah baru memberikan sinyal menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Namun harga premium (bensin) di tingkat eceran sudah melonjak. Bahkan mencapai Rp 9 ribu per liter.

Kenaikan fantastis ini terjadi di Tabalong. Dari penelusuran BPost, para penjual eceran memanfaatkan krisis BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Antrean panjang pun mewarnai pemandangan di SPBU-SPBU di daerah ini.  Baca Lanjutannya…

Kekacauan Bisa Terulang

• BLT Plus Gunakan Data Lama

PEMERINTAH
kembali menggulirkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM sebagaimana yang diterapkan pada 2005 silam. Bedanya ada tambahan, yakni pembagian uang Rp 100 ribu per bulan plus sembako gratis.

Pengamat Ekonomi Unlam Banjarmasin, Syahrituah Siregar menilai, pemerintah tidak belajar dari sejarah. Belajar dari BLT 2005 yang terbukti tidak efektif mengurangi beban warga miskin.

“Semestinya BLT terdahulu jadi pelajaran buat pemerintah. BLT itu harus dikaitkan dengan falsafah pancing dan ikan. Semestinya warga miskin diberi pancing bukan ikan,” ujarnya. Baca Lanjutannya…

Demo Lagi Bentrok Lagi

AKSI kembali terjadi di Sulawesi Selatan pascapengumuman kepastian kenaikan harga BBM. Pada Rabu (7/5), aksi berlangsung di tiga tempat yakni depan kampus UIN Alauddin dan Universitas 45 Makassar serta STAIN Watampone, Bone.

Seperti aksi sehari sebelumnya, para mahasiswa meneriakkan penolakan terhadap kenaikan BBM yang dinilai kian memberatkan rakyat miskin.

Menurut mereka, masih banyak cara lain selain menarik subsidi BBM seperti menekan angka korupsi dan penyelundupan atau penyitaan harta koruptor. Baca Lanjutannya…

Halus-halus Sudah Bisa

WALAUPUN urang datangan haji sudah babulan-bulan tapi bubuhan Palui hanyar haja tahu bahwa mamarinanya Garbus tulak haji jua tahun tadi. Bubuhannya kada tahu karna sidin umpat kaloter di daerah urang dan hanyar haja datang ziarah kabanua. Ujar Garbus, sidin naik haji karna ada nazar handak maubah ngaran.

Sabujurnya ngaran sidin mulai matan halus adalah Julan, tapi wayah lagi mandian di sungai bubuhannya rami bahuhulutan. Wayah itu Julan babaju habang, lalu dikiyau wan dihuhuluti bubuhannya : baju Julan habang, baju julan habang……. Baca Lanjutannya…

Peserta UN Jengkel

• Listrik Padam Saat Kerjakan Soal
BANJARBARU, BPOST
- Akibat listrik padam lebih dari 12 jam, hari ketiga pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP di kota Banjarbaru dan Martapura terkendala. Tidak sedikit siswa yang pesimis hasil ujian tersebut. Mereka pun mengancam menuntut PLN, jika hasil ujian jelek.

“Rasanya tidak yakin ulun bisa lulus. Tadi, mengerjakan soal Bahasa Inggris agak grogi, kurang siap. Malam tadi ulun tidak belajar. Listrik di rumah padam,” ujar Dina, seorang peserta UN, begitu keluar dari ruang ujian dengan wajah kusut. Baca Lanjutannya…

Sub Kontraktor JBG PHK Massal Karyawan

PELAIHARI, BPOST – PT Lembah Anor (LA), sub kontraktor PT Jorong Barutama Greston (JBG)–perusahaan penanaman modal asing dari Thailand–memutus hubungan kerja seluruh karyawannya. Alasannya perusaan ini terus merugi.

Sejumlah karyawan PT LA di Pelaihari, Rabu (7/5), mengeluhkan belum adanya kejelasan mengenai pemberian pesangon. Mereka khawatir pemberian pesangon terus berlarut-larut.

Manager PT LA Sofyan mengatakan manajemen perusahaan terpaksa mem-PHK seluruh karyawan karena kegiatan penambangan batu bara telah berhenti sejak beberapa bulan lalu. Baca Lanjutannya…