<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Banjarmasin Post &#187; fikrah</title>
	<atom:link href="http://banjarmasinpost.wordpress.com/category/fikrah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banjarmasinpost.wordpress.com</link>
	<description>DEMI KEADILAN, KEBENARAN DAN DEMOKRASI</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 May 2008 17:24:38 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='banjarmasinpost.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/820611c6503aa34e117cbe91a611e26a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Banjarmasin Post &#187; fikrah</title>
		<link>http://banjarmasinpost.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://banjarmasinpost.wordpress.com/osd.xml" title="Banjarmasin Post" />
		<item>
		<title>Shalat Tasbih</title>
		<link>http://banjarmasinpost.wordpress.com/2008/05/09/shalat-tasbih/</link>
		<comments>http://banjarmasinpost.wordpress.com/2008/05/09/shalat-tasbih/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 17:24:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>banjarmasinpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[fikrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banjarmasinpost.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: KH.Husin Naparin,Lc.MA

Suatu ketika seseorang datang kepada penulis. Dengan bangga dan berapi-api dia mengatakan dulu rajin shalat tasbih. Tetapi kini itu dia hentikan karena mendengar seorang penceramah yang mengatakan hadits tentang shalat tasbih adalah daif.
Penulis tercenung akan keterangannya ini, lalu mencoba membuka buku-buku tentang shalat tasbih dan hadits-haditsnya. Syekh Sayyid Sabiq dalam bukunya yang terkenal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=banjarmasinpost.wordpress.com&blog=3551295&post=79&subd=banjarmasinpost&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Oleh: KH.Husin Naparin,Lc.MA<br />
</strong><br />
Suatu ketika seseorang datang kepada penulis. Dengan bangga dan berapi-api dia mengatakan dulu rajin shalat tasbih. Tetapi kini itu dia hentikan karena mendengar seorang penceramah yang mengatakan hadits tentang shalat tasbih adalah daif.</p>
<p>Penulis tercenung akan keterangannya ini, lalu mencoba membuka buku-buku tentang shalat tasbih dan hadits-haditsnya. Syekh Sayyid Sabiq dalam bukunya yang terkenal Fiqh Sunnah menegaskan hadits shalat tasbih diriwayatkan oleh banyak jalan. Yang terbaik adalah dari Ikrimah, diriwayatkan Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dalam kitab shahihnya dan juga oleh Tabrani.</p>
<p>Beliau menambahkan bahwa hadits ini dianggap sah oleh para ahli hadits di antaranya Hafizh Abu Bakar al-Ajiri, Syekh Abu Muhammad Abdurrahim Misri, Syekh Hafizh Abdulhasan Maqhaqi-rahimahullah. Selain itu hadits ini diriwayatkan pula oleh At Tirmizi dan Al Baihaqi.</p>
<p>Penulis mencoba mengecek kitab-kitab hadits tersebut ternyata memang ada. Terakhir penulis menemukan dalam kitab Shahih Al Matjar Al Rabih fi Tsawab Al Amal Al Shaleh, pada halaman 92 dan 93, penulisnya, Al Hafiz Al Dimyati (wafat 705 H), dengan tegas menyatakan hadits shalat tasbih bernilai “hasan”.</p>
<p>Jika diterjemahkan hadits itu berbunyi demikian, “Rasulullah SAW bersabda kepada Abbas bin Abdulmuttalib; Wahai Abbas, pamanku, sukakah paman kuberi, kukaruniai, kuberi hadiah istimewa, kuajari sepuluh macam perbuatan yang dapat menghapus sepuluh macam dosa. Jika paman mengerjakan itu maka Allah mengampuni dosa-dosa paman, baik yang awal dan yang akhir, yang lama dan yang baru, yang tanpa sengaja dan yang sengaja, yang kecil dan yang besar, yang sembunyi dan yang terang-terangan. Sepuluh kelakuan itu adalah sembahyang empat rakaat, tiap rakaat membaca Al Fatihah dan surat, selesai membaca itu dalam rakaat pertama lalu bacalah di kala masih berdiri:</p>
<p>“Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaaha illallaah wallahu akbar”, lima belas kali. Kemudian ruku’ dan baca seperti itu sepuluh kali. I’tidal dari ruku’ baca lagi sepuluh kali. Kemudian sujud dan baca lagi sepuluh kali. Lalu angkat kepala dari sujud, baca pula sepuluh kali. Kemudian sujud lagi dan baca pula sepuluh kali. Kemudian angkat kepala dari sujud (sebelum berdiri) di waktu duduk ,baca lagi sepuluh kali.</p>
<p>Dengan demikian jumlahnya ada tujuh puluh lima kali tasbih yang harus dikerjakan dalam setiap rakaat dari keempat rakaat itu. Jika dapat mengerjakan sekali dalam sehari, kerjakanlah. Jika tidak dapat, kerjakan sejumat sekali. Kalau tidak dapat pula, setahun sekali dan kalau masih tidak juga, maka sekali dalam seumur hidup.”</p>
<p>Penulis bertanya-tanya apakah orang yang mengatakan daif itu salah dengar. Kalau benar ada penceramah yang mengatakan hadits itu daif, apakah yang bersangkutan melakukan telaah komprehensif ataukah hanya mendengar-dengar. Bukankah jauh sebelumnya para ahli telah menyelidikinya dan berkesimpulan bukan daif. Kalaupun juga daif, apakah salah orang yang mengamalkan hadits daif? Berapa banyak pelaksanaan ibadah menjadi bergairah, kendati hanya didukung hadist daif? Dan jika hadist daif ditinggalkan, ibadah menjadi gersang. Kalaupun ada orang yang tidak mau mengamalkan hadits daif, memang tidak mengapa karena juga sunat; tetapi kiranya jangan meremehkan orang lain mengamalkannya. Penulis heran ada orang yang bila mendengar hadits daif, ia menjadi ribut sepertinya dunia mau kiamat.</p>
<p>Alangkah besarnya fadilat shalat tasbih, alangkah ruginya jika ditinggalkan oleh orang yang sudah membiasakannya. Ibnu Mubarak berkata:”Shalat tasbih itu dianjurkan sekali, sunat untuk diulangi setiap waktu dan jangan diabaikan begitu saja.”</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/banjarmasinpost.wordpress.com/79/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/banjarmasinpost.wordpress.com/79/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/banjarmasinpost.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/banjarmasinpost.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/banjarmasinpost.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/banjarmasinpost.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/banjarmasinpost.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/banjarmasinpost.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/banjarmasinpost.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/banjarmasinpost.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/banjarmasinpost.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/banjarmasinpost.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=banjarmasinpost.wordpress.com&blog=3551295&post=79&subd=banjarmasinpost&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banjarmasinpost.wordpress.com/2008/05/09/shalat-tasbih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d430e2830855c451253d479343dbea5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deny_bpost</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat Hajat</title>
		<link>http://banjarmasinpost.wordpress.com/2008/04/25/shalat-hajat/</link>
		<comments>http://banjarmasinpost.wordpress.com/2008/04/25/shalat-hajat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 17:08:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>banjarmasinpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[fikrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banjarmasinpost.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: KH Husin  Naparin Lc MA
Alangkah banyaknya problema yang harus kita hadapi dalam hidup ini. Banyak hal yang membuat orang menjadi galau dan stres akhir-akhir ini. Salah satunya Ujian Akhir Nasional (UAN).
Ini tidak saja bagi anak-anak yang menghadapi ujian, tetapi juga orangtua mereka.
Di Banjarmasin, sekolah-sekolah menggelar shalat hajat bersama. Para ustadz kewalahan mengatur jadwal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=banjarmasinpost.wordpress.com&blog=3551295&post=47&subd=banjarmasinpost&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>Oleh: KH Husin  Naparin Lc MA</strong></p>
<p>Alangkah banyaknya problema yang harus kita hadapi dalam hidup ini. Banyak hal yang membuat orang menjadi galau dan stres akhir-akhir ini. Salah satunya Ujian Akhir Nasional (UAN).</p>
<p>Ini tidak saja bagi anak-anak yang menghadapi ujian, tetapi juga orangtua mereka.</p>
<p>Di Banjarmasin, sekolah-sekolah menggelar shalat hajat bersama. Para ustadz kewalahan mengatur jadwal memimpin shalat hajat. Padahal itu bisa dilakukan serempak seperti di Palangka Raya. Sekitar seribu pelajar (kelas 6 SD, kelas 3 SLTP dan SLTA), doa bersama di Gedung Serba Guna Tambun Bungai, Sabtu 19 April 2008. Semua sah-sah saja. <span id="more-47"></span></p>
<p>Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang berwudhu dengan sebaik-baik wudhu lalu dia shalat dua rakaat dengan sempurna, Allah akan memberikan kepadanya apa yang dimintanya, cepat atau lambat.” (HR.Ahmad).<br />
Shalat hajat adalah untuk memohon kebaikan kepada Allah SWT baik masalah dunia maupun akhirat. Shalat hajat dilaksanakan dua rakaat sekali salam. Pada rakaat pertama sesudah Fatihah baca Surah Al Kafirun dan pada rakaat kedua baca Surah Al Ikhlas. Pada sujud akhir, setelah membaca Tasbih, berdoa dalam hati apa yang diinginkan. Setelah salam, berdoa kembali. Simpel dan ringkas bukan?</p>
<p>Hal ini bisa dilakukan setiap muslim dalam menghadapi persoalan, tidak mesti harus berjamaah. Diriwayatkan, “Adalah Rasulullah SAW, bila mendapat kesusahan, dia segera memohon pertolongan dengan mendirikan shalat”.(Hadits Hasan Riwayat Abu Daud &amp; Ahmad).</p>
<p>Shalat hajat ada berbagai cara. Tersebut pula dalam Fawaid al Imam al Syarji bahwa apabila seseorang mempunyai hajat (keperluan penting) segeralah dia memohon kepada Allah SWT dengan shalat hajat empat rakaat dengan dua kali salam. Pada dua rakaat pertama sesudah Al Fatihah baca Surah Al Kahfi ayat 10 sebanyak 10 kali.</p>
<p>Pada rakaat kedua sesudah Al Fatihah baca Surah Thaha ayat 25-35 10 kali.</p>
<p>Pada rakaat ketiga seeudah Al Fatihah baca Surah Ghafir ayat 44 sebanyak 10 kali dan pada rakaat keempat sesudah Al Fatihah baca Surah At-Tahrim 8 sebanyak 10 kali.</p>
<p>Selesai shalat sujud ziyadah (tambahan) satu kali. Dalam sujud itu baca doa Nabi Yunus a.s yang termaktub dalam surah Al Anbiya ayat 87 sebanyak 41 kali dan kemudian mintalah apa yang diinginkan.</p>
<p>Minimal ada dua hal positif yang harus ditumbuhkan dalam menghadapi UAN. Pertama pendekatan diri kepada Allah SWT melalui shalat hajat dan doa agar anak-anak berhati cerah dalam menjawab ujian, jujur dan amanah. Kedua optimalisasi memanfaatkan waktu.</p>
<p>Usai ujian, bila lulus, hendaklah sujud syukur, bukan hura-hura dan bertindak amoral, seperti konvoi dan coret-coret baju seragam. Bila gagal, jangan frustasi apalagi mengakhiri hidup.</p>
<p>Ingat, terdapat ujian yang lebih besar di akhirat yaitu pengadilan di padang Mahsyar. Setiap jiwa akan ditanyai “kemana masa muda dihabiskan, kemana umur dimanfaatkan, darimana harta didapat dan kemana menggunakan, dan dengan ilmu apa yang diamalkan.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/banjarmasinpost.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/banjarmasinpost.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/banjarmasinpost.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/banjarmasinpost.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/banjarmasinpost.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/banjarmasinpost.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/banjarmasinpost.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/banjarmasinpost.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/banjarmasinpost.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/banjarmasinpost.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/banjarmasinpost.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/banjarmasinpost.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=banjarmasinpost.wordpress.com&blog=3551295&post=47&subd=banjarmasinpost&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banjarmasinpost.wordpress.com/2008/04/25/shalat-hajat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4d430e2830855c451253d479343dbea5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deny_bpost</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>