PELAIHARI, BPOST – PT Lembah Anor (LA), sub kontraktor PT Jorong Barutama Greston (JBG)–perusahaan penanaman modal asing dari Thailand–memutus hubungan kerja seluruh karyawannya. Alasannya perusaan ini terus merugi.
Sejumlah karyawan PT LA di Pelaihari, Rabu (7/5), mengeluhkan belum adanya kejelasan mengenai pemberian pesangon. Mereka khawatir pemberian pesangon terus berlarut-larut.
Manager PT LA Sofyan mengatakan manajemen perusahaan terpaksa mem-PHK seluruh karyawan karena kegiatan penambangan batu bara telah berhenti sejak beberapa bulan lalu. Manajemen memutuskan kerjasama dengan PT JBG karena perusahaan terus merugi. JBG adalah perusahaan tambang batu bara besar di Tanah Laut, pemegang izin Perjanjian Karya Pengusahaan Penambangan Batu Bara (PKP2B) dari pusat. PT LA sendiri adalah perusahaan tambang batu bara yang berkantor pusat di Tanjung, Tabalong.
“Sejak kami menjadi subkon JBG, empat tahun lalu, ternyata tidak ada perubahan harga ke arah yang lebih baik. Perusahaan kami terus merugi. Kami tak mungkin bertahan dengan kondisi itu,”katanya
Konsekuensinya seluruh karyawan–kurang lebih 100 orang–pun mesti diberhentikan.
Sesuai penegasan pihak manajemen, lanjut Sofyan, paling lambat September pesangon dicairkan. Saat ini perusahaan sedang mencari dananya, diantaranya melalui penjualan alat-alat berat. (roy)
Belum Ada Tanggapan
Belum ada komentar.
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar
