Takut UN, Pilih Paket C

Di Tulis Oleh: ck1/sut

PALANGKA, BPOST
- Sebagian siswa tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) umumnya karena alasan sakit. Namun ada juga siswa yang enggan ikut UN diduga karena pesimis dan takut tidak lulus, sehingga mereka memilih menunggu ikut ujian Paket C.

Kepala SMU Muhammadiyah Palangka Raya, Subari tak menampik kemungkinan tersebut. Pasalnya dari empat orang siswa kelas tiga yang tidak ikut UN sejak hari pertama, beberapa di antaranya sempat mengaku takut menghadapi UN. “Bisa saja itu alasan mereka tidak mau mengikuti UN. Otomatis kan mereka tidak lulus UN, jadi mereka nanti akan ikut ujian Paket C,” jelas Subari, seraya menambahkan siswa yang mengundurkan diri itu telah diketahui keluarganya, Kamis (24/4).

Subari menambahkan, hingga hari terakhir pelaksanaan UN di sekolah yang dipimpinnya berjalan lancar. Peserta ujian yang berjumlah 126 orang itu umumnya mengikuti ujian dengan tertib.     Anggota Tim Pemantau Independen (TPI), Wulandari menilai, pelaksanan UN di Palangka Raya tergolong lancar dibanding daerah lain. Para siswa terlihat sopan saat memasuki ruang ujian hingga pelaksanaan ujian. Selama tiga hari pemantauan, belum ditemukan adanya kecurangan dan laporan mengenai pelanggaran yang terjadi.

“Peserta UN umumnya sopan, disiplin. Bahkan kami juga belum menemukan kecurangan yang terjadi tertukar soal UN, menyontek teman maupun membuka buku catatan dalam ruangan,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Guntur Talajan yang mengatakan pelaksanaan UN lancar. Tidak ada pengaduan dari kepala sekolah tentang kecurangan selama UN berlangsung.

Lembar soal dan jawaban komputer (LJK) juga tersedia sehingga mencukupi untuk peserta UN. “UN tahun ini tergolong aman, mudah-mudahan tingkat kelulusan juga cukup tinggi,” harapnya.

Belum Ada Tanggapan

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar