Diperas Jaksa Urip di Spa

Di Tulis Oleh: Persda Network/kcm/dtc

JAKARTA, BPOST - Jaksa Urip Tri Gunawan saat ini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diduga menerima uang suap dari Arthalita Suryani. Ternyata tidak hanya itu ulah jaksa yang menangani kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dia juga diduga memeras mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Glenn Yusuf.
Dikabarkan, pemerasan ini dilakukan di salah satu tempat spa di Jakarta yakni Delta Spa di Jalan Wijaya. Glenn telah menyerahkan Rp 890 juta. Uang ini merupakan bagian dari transaksi yang totalnya Rp 1 miliar.

“Dalam kasus ini, pelakunya sama (dengan kasus Arthalita). Klien saya hanya korban. Ya itu memeras. Tapi detilnya, angkanya, akan saya ungkap di persidangan saja,” ungkap Pengacara Glenn, Reno Iskandar, Kamis (24/4).    Uang itu terkait kasus BLBI? “Iya,” tukas Reno.

Pada Desember 2007 Glenn pernah diperiksa Kejagung dalam kasus BLBI. Pemanggilan dilakukan terkait penyelidikan kembali kasus BLBI sebesar Rp 144,5 triliun kepada 48 bank yang terkena penarikan besar-besaran pascakrisis moneter 1997-1998.

Pemeriksaan itu terkait pula dengan pemeriksaan yang dilakukan Kejagung terhadap pengusaha Anthony Salim, khususnya yang menyangkut Master Settlement Acquisition Agreement (MSAA).  Sebanyak 35 Jaksa, termasuk Urip, disiapkan dalam penyelidikan itu.

Informasinya, uang permintaan Urip diberikan dalam 3 tahap. Uangnya dalam bentuk dolar dan rupiah. Tahap pertama dilakukan di Delta Spa. Saat itu yang bertransaksi adalah Urip, Reno, dan dua orang yang belum diketahui identitasnya. Reno menyerahkan Rp 890 juta. Penyerahan kedua dilakukan di Gedung Menara Karya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Kantor ini diduga milik Glenn Yusuf.

Benarkah? “Semua akan saya ungkap di pengadilan,” tukas Reno.

Menyikapi ini, Wakil Jaksa Agung Muchtar Arifin mempersilakan KPK mengusut kasus ini. “Penyidik yang ada di sana (KPK) tentu mencari bukti-bukti tentang itu. Silakan saja, kita ikuti bersama,” katanya.

Tempat Lobi
Rabu (23/4), Delta Spa menjadi saksi bisu reka ulang kasus ini. Tempat membugarkan tubuh ini disebut-sebut sebagai lokasi lobi-lobi pejabat penting di wilayah selatan Jakarta ini.

Tak cuma para jaksa, seperti dalam kasus jaksa Urip. Namun, anggota DPR, pengacara, bahkan selebriti sekalipun, doyan ‘beristirahat’ di tempat ini. Kabarnya, di tempat spa yang memiliki puluhan kamar ini sering pula didatangi para anggota DPR.

“Pernah sekali, di akhir pekan ada orang yang meminta tolong diambilkan air saat berada di ruangan sauna. Eh dua hari kemudian saya lihat dia di TV sedang diwawancarai wartawan, saya baru tahu kalau dia anggota DPR,” ujar seorang karyawan tempat ini.

Selain anggota DPR, dia juga sering melihat artis. Sebut saja presenter laki-laki yang tengah ngetop-ngetopnya siaran saat malam hari di salah satu TV swasta. Atau artis yang kini menjadi anggota DPR, pernah ditemuinya. “Paling banyak penyanyi. Karena wajah mereka, saya kenal,” ujarnya.

Banyak yang memilih tempat spa ini, karena memang cocok untuk melakukan relaksasi. Sebab, di sini berbagai fasilitas seperti fitness, whirpool, sauna, steam dan tentu saja pijat tradisional maupun shiatsu, tersedia. Tak hanya itu, untuk perawatan wajah serta lulur disiapkan, hingga therapy ozon.

1 Komentar

  1. Jaksa urip dan m salim, kena batunya.
    Amrozi sudah bilang tidak mau ambil sepatu dari hasil korupsi. Sekarang mereka bisa membuktikan bahwa jaksa urip dan m salim adalah koruptor.
    Salut untuk amrozi. pengorbananmu tidak sia – sia


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar