Kagumi Baju Pengantin Banjar

Di Tulis Oleh: ncu

GEMULAI sepasang pengantin melangkah di panggung. Mengenakan busana pengantin Banjar Ba’gajah Bamuling Ba’ular Lulut mereka tampak anggun. Dengan hiasan serba keemasan, makin memikat tampilan sang pengantin.

Busana pengantin Banjar dari sekitar Abad ke 15-ke 16 ini, membuat Presiden Direktur Sariayu, Dr Martha Tilaar, berdecak kagum. Sesekali ahli tata rias senior ini berbicara dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Hj Hayatun Fardah Rudy Ariffin, dan memuji indahnya busana pengantin Banjar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Peluncuran Buku Busana Pengantin Adat Banjar karya desainer Kalsel, Kawang Yoedha, dalam rangkaian acara Total Natural Beauty Tour 2008 di Duta Mall Banjarmasin, Selasa (22/4).

Selain busana Ba’gajah Bamuling, juga tampil pengantin dengan busana Ba’amar Galung Pancaran Matahari (sekitar Abad ke 17-ke 18) serta Ba’jukun Galung Pacinan (dari Abad 19) yang cukup indah.

Hayatun Fardah mengungkapkan, budaya Banjar memiliki ciri khasnya dan cukup menarik.

Martha Tilaar mengatakan, Kalsel daerah yang kaya potensi alam dan seni budaya, seperti batu permata dan corak kain Sasirangan.

“Itulah yang menjadi inspirasi lahirnya produk Sariayu 2008. Bertepatan dengan Visit Kalsel 2009 kami mengembangkan salah satu produk dengan nama Kemilau Martapura,” tambahnya.

Acara ini dirangkai dengan memberikan penghargaan Kartini Awards untuk Dra Hj Martasiah, pendidik anak usia dini, dan Hj Yurliani Djohansyah, pelestari budaya dan tataboga Banjar.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s